Senin, 23 Oktober 2017 | 04.10 WIB
KiniNEWS>Sport>Lainnya>Kemenpora Berharap Kejadian PON XVIII/2012 Riau Tidak Terulang di PON XIX/2016 Jawa Barat

Kabar PON 2016

Kemenpora Berharap Kejadian PON XVIII/2012 Riau Tidak Terulang di PON XIX/2016 Jawa Barat

Reporter : Rakisa | Jumat, 16 September 2016 - 20:52 WIB

IMG-47

Gatot S. Dewa Broto. (Kininews/Rakisa)

Bandung, kini.co.id – Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) mengapresiasi Pengurus Besar Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX dan Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) XV 2016 Jawa Barat yang telah bersusah-payah mempersiapkan penyelenggaraan event olahraga empat tahunan itu.

Deputi Bidang Olahraga Kemenpora, Gatot S. Dewa Broto mengatakan, Pemerintah Provinsi Jawa Barat sudah melakukan upaya maksimal agar perhelatan PON-Peparnas 2016 bisa diselenggarakan.

Dikatakan Gatot, jikapun ada kekurangan maka bukan berarti pihak penyelenggara melakukan kesalahan melainkan karena bentuk kehati-hatian mereka.

“Kita semua tidak ingin kejadian pada saat PON Riau empat tahun lalu terulang di Jawa Barat. Naudzubillah jangan sampai terjadi lagi,” kata Gatot dalam konferensi pers di ruang Media Center Utama, Trans Stuio Mall, Bandung, Jumat (16/9/2016)siang sebagaimana dilansir laman resmi PON XIX/2016 Jawa Barat.

Pemerintah pusat, sambung Gatot, juga memuji sikap Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan yang legowo dengan keputusan Kemenpora yang hanya memberikan bantuan sebesar Rp 100 miliar.

Padahal sebelumnya Aher, sapaan akrab Gubernur, meminta alokasi anggaran sebesar Rp 700 miliar untuk penyelenggaraan PON-Peparnas 2016.

“Tetapi karena keterbatasan maka kami hanya memberikan Rp 100 miliar, untuk PON Rp 70 miliar dan Peparnas sebesar Rp 30 miliar,” ujar Gatot.

Terkait dengan penyelenggaraan PON-Peparnas 2020 yang rencananya akan dilaksanakan di Provinsi Papua, Gatot menyatakan perhelatan di Jawa Barat akan menjadi tolak ukur kesuksesan pemerintah pusat sekaligus evaluasi yang membangun.

Dia mengakui, pelaksanaan di Papua sudah barang tentu tidak akan sama dengan di Jawa Barat mengingat kesiapan infrastruktur dan jarak antarkota di Papua yang sangat jauh.

Namun, dia menekankan bahwa pelaksanaan PON-Peparnas di Papua nanti akan difokuskan kepada cabang olahraga yang dipertandingkan di kelas internasional.

Meski demikian, cabang-cabang olahraga yang menjadi potensi terbesar masing-masing provinsi tetap akan dipertandingkan mengingat pelaksanaan PON-Peparnas berikutnya juga bertujuan untuk memupuk bibit-bibit unggul Indonesia. “Menpora diperintahkan Presiden Joko Widodo untuk mengutamakan cabang olahraga yang berjenjang untuk SEA Games, Asian Games, dan Olimpiade. Dampak positifnya, pengembangan olahraga di Papua juga akan pesat karena di sana juga banyak bibit unggul olahraga,” kata Gatot.

Di tempat yang sama, Gubernur Aher mengatakan, sangat berterimakasih kepada pihak-pihak yang telah mendukung pelaksanaan PON-Peparnas 2016. Diketahui pada Jumat (16/9/2016) PB PON telah menandatangani kesepakatan kerjasama dengan PT POS Indonesia dan Telkom.

“Kami ucapkan terima kasih. Kami juga sudah melakukan survey kepada masyarakat Indonesia terkait pelaksanaan PON-Peparnas 2016, hasilnya sebanyak 81% menyambut event ini dengan sangat baik,” tegas Aher.

Editor: Ade

KOMENTAR ANDA
Berita Sport Terkini Lainnya
Bidik prestasi di Asian Games, Satlak Prima mulai dialihfungsikan
Lainnya - Jumat, 20 Oktober 2017 - 13:09 WIB

Bidik prestasi di Asian Games, Satlak Prima mulai dialihfungsikan

Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) akan bergerak cepat bersama Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat dalam meningkatkan prestasi olahraga nasional. ...
JK berharap cabor bulutangkis jadi andalan di Asian Games
Raket - Selasa, 3 Oktober 2017 - 11:59 WIB

JK berharap cabor bulutangkis jadi andalan di Asian Games

Cabang olahraga bulutangkis diharapkan dapat menjadi andalan dalam gelaran Asian Games 2018 yang akan berlangsung di Jakarta dan Palembang.Harapan itu ...
Pasangan Kevin/Marcus juara Jepang Terbuka 2017
Raket - Minggu, 24 September 2017 - 15:48 WIB

Pasangan Kevin/Marcus juara Jepang Terbuka 2017

Pasangan ganda putra Indonesia, Marcus Fernaldi Gideon dan Kevin Sanjaya Sukamuljo akhirnya menyabet gelar juara Jepang terbuka 2017 di Tokyo ...
Menpora lepas kontingen Indonesia ke Asean Paragames
Lainnya - Rabu, 13 September 2017 - 04:54 WIB

Menpora lepas kontingen Indonesia ke Asean Paragames

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Imam Nahrawi, mengukuhkan dan melepas Kontingen Indonesia untuk mengikuti kompetisi Asean Paragames ke-9 yang akan ...
Peraih Medali Emas Sea Games 2017 Bakal Jadi PNS
Lainnya - Selasa, 5 September 2017 - 23:59 WIB

Peraih Medali Emas Sea Games 2017 Bakal Jadi PNS

Menteri Pemuda dan Olahraga, Imam Nahrawi, mengatakan promosi menjadi PNS merupakan bentuk kesungguhan pemerintah dalam memberikan perhatian terhadap masa depan ...
Prestasi Indonesia di Sea Games Anjlok Setelah Reformasi
Lainnya - Kamis, 31 Agustus 2017 - 15:20 WIB

Prestasi Indonesia di Sea Games Anjlok Setelah Reformasi

Raihan 2 medali emas terakhir yang diperoleh, tak mengubah posisi Indonesia di Sea Games 2017.Indonesia telah terpaku menduduki posisi 5 ...