Minggu, 16 Desember 2018 | 03.38 WIB
KiniNEWS>Sport>Sportainment>Deretan Perilaku Tak Menyenangkan dari Malaysia Selama Sea Games 2017

Deretan Perilaku Tak Menyenangkan dari Malaysia Selama Sea Games 2017

Reporter : Fauzan | Selasa, 22 Augu 2017 - 08:15 WIB

IMG-164

Menpora Imam Nahrawi tampak memberikan semangat kepada Timnas sepak takraw putri Indonesia yang walk out saat berhadapan dengan Malaysia, Minggu (20/8/). (Kemenpora)

Kuala Lumpur, kini.co.id – Malaysia kembali dihujat netizen sebagai negara yang tak bersimpatik dengan Indonesia. Setelah sebelumnya kisruh pengklaiman budaya, makanan khas daerah dan teritorial, kini negara rumpun Melayu itu kembali melecehkan Indonesia dalam Sea Games 2017.

Peristiwa awal adalah terbaliknya bendera negara Indonesia menjadi putih merah di booklet Sea Games Malaysia.

Kemudian kecurangan di pertandingan final sepak takraw putri Indonesia vs Malaysia.

Pemain Indonesia merasa dicurangi oleh keputusan sang wasit utama, Muhammad Radi, yang berasal dari Singapura.

Sang wasit dianggap lebih memihak pada tuan rumah. Akhirnya, tim Indonesia pun memilih untuk mengundurkan diri dari pertandingan tersebut.

Asisten pelatih timnas sepak takraw putri, Abdul Gani bahkan amenyebut kecurangan sangat terlihat dari set pertama.

“Ketika anak-anak mau servis selalu dibatalkan. Bagaimana mau main, kan kasian para pemain kami. Sepertinya ini sudah diatur,” ucapnya.

Dan peristiwa tak mengenakkan lainnya adalah ketika timnas U-22 dari Indonesia tidak mendapat makanan hanya roti sisa yang ada di hotel. Hal itu karena makanan di Hotel Royal Chulan Kuala Lumpur telah ludes.

Kekecewaan pun dialamatkan pada panitia yakni Malaysia.

“Pelatih dan asisten Timnas Indonesia U22 mengambil roti-roti sisa karena tidak mau melihat anak asuhnya kelaparan,” tulis akun LenteraTV dikutip dari Tribunews.

Akun tersebut juga menyebutkan kejadian ini sempat diliput hampir semua media internasional meliput kejadian ini seperti media BBC, FOX, CNN, NBC, Times.

Begitupun, manajer Timnas U-22 Indonesia Endri Erawan membantah kabar yang sempat viral itu.

Ia mengatakan makanan si hotel memang habis karena mereka telat datang setelah latihan.

Namun tak lama berselang makanan kembali disajikan pihak hotel seperti biasa.

“Tidak sampai 15 menit, makanan kembali keluar. Dan kami, seluruh tim, bisa menikmati makanan seperti biasa,” ujarnya dikutip dari Suara, Senin (21/8/2017).

Editor: Fatimah

KOMENTAR ANDA
Berita Sport Terkini Lainnya
Sportainment - Jumat, 7 Desember 2018 - 16:07 WIB

Mayweather masih menanti duel tinju dengan Khabib

FLOYD Mayweather Jr masih membuka kesempatan berhadapan dengan Khabib Nurmagomedov dengan syarat duel berlangsung dengan aturan tinju, seperti yang pernah ...
Sportainment - Sabtu, 24 November 2018 - 23:54 WIB

Batam Golf Adventures 2018 pecahkan rekor MURI

BATAM Golf Adventures 2018 berhasil memecahkan rekor MURI sebagai peserta turnamen golf terbanyak dalam satu acara golf di Indonesia tahun ...
Raket - Kamis, 15 November 2018 - 22:44 WIB

Kevin/Marcus lolos ke perempat final Hong Kong Terbuka 2018

PASANGAN Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon melaju ke perempat final Hong Kong Terbuka 2018 usai menang 16-21, 21-19, dan 21-9 ...
Sportainment - Minggu, 11 November 2018 - 14:40 WIB

Daud Yordan kalah lawan Crolla

DAUD Yordan harus mengakui keunggulan Anthony Crolla dalam pertarungan tinju memperebutkan gelar WBA Final Eliminator. Ia dikalahkan petinju Inggris tersebut ...
Moto GP - Selasa, 30 Oktober 2018 - 22:11 WIB

Marquez fokus hadapi seri balapan terakhir

MARC Marquez berhasil menuntaskan targetnya musim ini dengan merengkuh gelar juara bertahan di MotoGP musim 2018. Kemenangan di Sirkuit Motegi ...
UFC - Kamis, 25 Oktober 2018 - 13:40 WIB

Honor Khabib hanya dibayar separuh sebagai hukuman tambahan

KOMISI Atletik Nevada (NAC) memperpanjang sanksi untuk Khabib Nurmagomedov dan Conor McGregor sebagai buntut kekisruhan yang terjadi usai pertarungan UFC ...