Minggu, 16 Desember 2018 | 03.10 WIB
KiniNEWS>Sport>Lainnya>Bidik prestasi di Asian Games, Satlak Prima mulai dialihfungsikan

Bidik prestasi di Asian Games, Satlak Prima mulai dialihfungsikan

Jumat, 20 Oktober 2017 - 13:09 WIB

IMG-186

Satlak Prima. (Ist)

Jakarta, kini.co.id – Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) akan bergerak cepat bersama Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat dalam meningkatkan prestasi olahraga nasional.

Hal ini dilakukan setelah Presiden Indonesia Joko Widodo (Jokowi) “membubarkan” program Satuan Pelaksana Program Indonesia Emas (Satlak Prima).

Sekretaris Menpora Gatot S Dewabroto menyampaikan Jokowi telah resmi menandatangani Perpres soal peralihan fungsi Satlak Prima kembali kepada Kemenpora dan induk cabang olahraga juga NPC.

Dalam surat itu, Kemenpora akan mendapatkan bantuan dari KONI Pusat dalam proses peningkatan prestasi olahraga di Tanah Air.

“Sesuai amanat di Perpres ini, KONI diminta membantu Menpora (Imam Nahrawi) dalam konteks capaian prestasi menjelang Asian Games 2018 dan kendala apa saja yang ada,” ujar Gatot di Kemenpora, Kamis (19/10) kemarin.

Gatot juga menyampaikan para staf yang ada di Satlak Prima akan mendapat tugas lain setelah pihaknya berkoordinasi lebih lanjut. Dalam peralihan fungsi secara administratif ini, Kemenpora berharap pemimpin cabor tidak terpengaruh dan para atlet tetap berkonsentrasi untuk latihan.

Terkait anggaran yang akan langsung dibebankan kepada PB cabang olahraga, Sesmenpora mengatakan bahwa pihaknya akan mengacu pada Perpres, yaitu induk cabang olahraga memiliki kewenangan yang cukup dibandingkan sebelumnya.

Artinya, anggaran akan langsung dari Kemenpora ke induk cabang olahraga terkait. “Harapannya agar tidak mengganggu persiapan atlet menuju Asian Games 2018. Mengingat waktu yang mepet, pemberlakuan isi Perpres tidak akan menunggu awal 2018.

Kami akan segera menindaklanjuti perubahan dalam substansi Perpres. Sementara fungsi optimalisasi pengawasan pengendalian dan evaluasi kemungkinan akan diambil alih KONI,” tandas Gatot. Sementara itu, Ketua KONI Pusat Tono Suratman menyikapi secara tenang terkait peralihan fungsi Satlak Prima.

Dia juga menegaskan bahwa pihaknya akan bertugas untuk memfasilitasi dan mengawasi serta mengoordinasi cabor-cabor di dalam pelaksanaan pelatnas. “Kami akan melanjutkan tugastugas dari Satlak Prima sambil menunggu arahan dari Menpora. Program ini telah berjalan sejak 2010.

Namun, di tengah jalan sempat ada perbaikan dan optimalisasi terhadap pelatih atlet maupun manajernya. Bahkan, (pengurus besar) PB-PB saat ini telah membuat program cerdas menghadapi Asian Games tahun depan,” ucap Tono.

Tono menyampaikan KONI akan menargetkan peringkat 10 besar di Asian Games 2018 sesuai permintaan pemerintah. Dengan waktu yang tinggal 10 bulan, dia akan bekerja keras agar semuanya bisa tercapai.

Selain itu, dia juga akan tetap membimbing dan mengawasi cabor-cabor, termasuk pengelolaan anggarannya sehingga pencapaian tugas dapat berhasil dengan baik. “Tugas ini sangat berat dalam waktu kurang dari 10 bulan.

Tapi, saya yakin dan percaya pengurus kami di PB serta KONI provinsi telah siap membantu pemerintah dalam capaian prestasi di Asian Games 2018,” pungkas Tono. []

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Sport Terkini Lainnya
Sportainment - Jumat, 7 Desember 2018 - 16:07 WIB

Mayweather masih menanti duel tinju dengan Khabib

FLOYD Mayweather Jr masih membuka kesempatan berhadapan dengan Khabib Nurmagomedov dengan syarat duel berlangsung dengan aturan tinju, seperti yang pernah ...
Sportainment - Sabtu, 24 November 2018 - 23:54 WIB

Batam Golf Adventures 2018 pecahkan rekor MURI

BATAM Golf Adventures 2018 berhasil memecahkan rekor MURI sebagai peserta turnamen golf terbanyak dalam satu acara golf di Indonesia tahun ...
Raket - Kamis, 15 November 2018 - 22:44 WIB

Kevin/Marcus lolos ke perempat final Hong Kong Terbuka 2018

PASANGAN Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon melaju ke perempat final Hong Kong Terbuka 2018 usai menang 16-21, 21-19, dan 21-9 ...
Sportainment - Minggu, 11 November 2018 - 14:40 WIB

Daud Yordan kalah lawan Crolla

DAUD Yordan harus mengakui keunggulan Anthony Crolla dalam pertarungan tinju memperebutkan gelar WBA Final Eliminator. Ia dikalahkan petinju Inggris tersebut ...
Moto GP - Selasa, 30 Oktober 2018 - 22:11 WIB

Marquez fokus hadapi seri balapan terakhir

MARC Marquez berhasil menuntaskan targetnya musim ini dengan merengkuh gelar juara bertahan di MotoGP musim 2018. Kemenangan di Sirkuit Motegi ...
UFC - Kamis, 25 Oktober 2018 - 13:40 WIB

Honor Khabib hanya dibayar separuh sebagai hukuman tambahan

KOMISI Atletik Nevada (NAC) memperpanjang sanksi untuk Khabib Nurmagomedov dan Conor McGregor sebagai buntut kekisruhan yang terjadi usai pertarungan UFC ...