Selasa, 23 Oktober 2018 | 18.16 WIB
KiniNEWS>Sport>Lainnya>Bidik prestasi di Asian Games, Satlak Prima mulai dialihfungsikan

Bidik prestasi di Asian Games, Satlak Prima mulai dialihfungsikan

Jumat, 20 Oktober 2017 - 13:09 WIB

IMG-186

Satlak Prima. (Ist)

Jakarta, kini.co.id – Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) akan bergerak cepat bersama Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat dalam meningkatkan prestasi olahraga nasional.

Hal ini dilakukan setelah Presiden Indonesia Joko Widodo (Jokowi) “membubarkan” program Satuan Pelaksana Program Indonesia Emas (Satlak Prima).

Sekretaris Menpora Gatot S Dewabroto menyampaikan Jokowi telah resmi menandatangani Perpres soal peralihan fungsi Satlak Prima kembali kepada Kemenpora dan induk cabang olahraga juga NPC.

Dalam surat itu, Kemenpora akan mendapatkan bantuan dari KONI Pusat dalam proses peningkatan prestasi olahraga di Tanah Air.

“Sesuai amanat di Perpres ini, KONI diminta membantu Menpora (Imam Nahrawi) dalam konteks capaian prestasi menjelang Asian Games 2018 dan kendala apa saja yang ada,” ujar Gatot di Kemenpora, Kamis (19/10) kemarin.

Gatot juga menyampaikan para staf yang ada di Satlak Prima akan mendapat tugas lain setelah pihaknya berkoordinasi lebih lanjut. Dalam peralihan fungsi secara administratif ini, Kemenpora berharap pemimpin cabor tidak terpengaruh dan para atlet tetap berkonsentrasi untuk latihan.

Terkait anggaran yang akan langsung dibebankan kepada PB cabang olahraga, Sesmenpora mengatakan bahwa pihaknya akan mengacu pada Perpres, yaitu induk cabang olahraga memiliki kewenangan yang cukup dibandingkan sebelumnya.

Artinya, anggaran akan langsung dari Kemenpora ke induk cabang olahraga terkait. “Harapannya agar tidak mengganggu persiapan atlet menuju Asian Games 2018. Mengingat waktu yang mepet, pemberlakuan isi Perpres tidak akan menunggu awal 2018.

Kami akan segera menindaklanjuti perubahan dalam substansi Perpres. Sementara fungsi optimalisasi pengawasan pengendalian dan evaluasi kemungkinan akan diambil alih KONI,” tandas Gatot. Sementara itu, Ketua KONI Pusat Tono Suratman menyikapi secara tenang terkait peralihan fungsi Satlak Prima.

Dia juga menegaskan bahwa pihaknya akan bertugas untuk memfasilitasi dan mengawasi serta mengoordinasi cabor-cabor di dalam pelaksanaan pelatnas. “Kami akan melanjutkan tugastugas dari Satlak Prima sambil menunggu arahan dari Menpora. Program ini telah berjalan sejak 2010.

Namun, di tengah jalan sempat ada perbaikan dan optimalisasi terhadap pelatih atlet maupun manajernya. Bahkan, (pengurus besar) PB-PB saat ini telah membuat program cerdas menghadapi Asian Games tahun depan,” ucap Tono.

Tono menyampaikan KONI akan menargetkan peringkat 10 besar di Asian Games 2018 sesuai permintaan pemerintah. Dengan waktu yang tinggal 10 bulan, dia akan bekerja keras agar semuanya bisa tercapai.

Selain itu, dia juga akan tetap membimbing dan mengawasi cabor-cabor, termasuk pengelolaan anggarannya sehingga pencapaian tugas dapat berhasil dengan baik. “Tugas ini sangat berat dalam waktu kurang dari 10 bulan.

Tapi, saya yakin dan percaya pengurus kami di PB serta KONI provinsi telah siap membantu pemerintah dalam capaian prestasi di Asian Games 2018,” pungkas Tono. []

Editor: Rakisa

KOMENTAR ANDA
Berita Sport Terkini Lainnya
Lainnya - Senin, 22 Oktober 2018 - 11:23 WIB

IDBR, Indonesia Pertahankan Juara Selama 3 Tahun Berturut-turut

im Indonesia berhasil mempertahankan gelar juara pada perlombaan perahu naga International Dragon Boat Race (IDBR) 2018 yang diselenggarakan di Sungai ...
UFC - Jumat, 19 Oktober 2018 - 17:05 WIB

Penggemar curiga McGregor tewas dikeroyok rekan Habib

SEORANG penggemar UFC asal Republik Irlandia, David Martin, khawatir Conor McGregor tewas di atas ring oktagon karena diserang sejumlah teman ...
Sportainment - Senin, 15 Oktober 2018 - 16:17 WIB

Tak perlu menggebu-gebu olah raga, sebaiknya andalkan musik

WENDY Suzuki, seorang neuroscientist dari New York University membawakan presentasi di forum konferensi Ted Talk tentang besarnya manfaat olahraga untuk ...
UFC - Jumat, 12 Oktober 2018 - 15:43 WIB

Tak Terima Rekannya Dikeluarkan dari UFC, Begini Reaksi Keras Khabib Nurmagedov

Kericuhan usai Pertarungan Ultimate Fighting Championship (UFC) kelas ringan antara Khabib Nurmagomedov dan Conor McGregor berbuntut panjang. Selain kedua pihak ...
UFC - Jumat, 12 Oktober 2018 - 14:05 WIB

Khabib dan McGregor diberhentikan sementara dari UFC

KOMISI Atletik Negara Nevada (NAC) untuk sementara memberhentikan Khabib Nurmagomedov dan Conor McGregor dari aktivitas Ultimate Fighting Championship (UFC) selama ...
Sportainment - Kamis, 11 Oktober 2018 - 16:59 WIB

Atlet Palestina terkesan keramahan Indonesia

ATLET Asian Para Gamaes 2018 asal Palestina, Mahmoud Zohud, mengaku terkesan dengan keramahan orang-orang di Indonesia. Mahmoud tidak menyangka bakal ...