Minggu, 16 Desember 2018 | 04.53 WIB
KiniNEWS>Sport>Sportainment>Emas kedua bagi Indonesia di Asian Para Games 2018

Emas kedua bagi Indonesia di Asian Para Games 2018

Senin, 8 Oktober 2018 - 15:07 WIB

IMG-196

Asian Para Games 2018, Jakarta.

JAKARTA, kini.co.id

Indonesia menambah satu medali emas pada ajang Asian Para Games 2018. Cabang olahraga para-atletik menjadi penyumbang setelah atlet Suparniyati menyabet emas nomor tolak peluru F20 (disabilitas tunagrahita), Senin (8/12/2018).

Dalam pertandingan di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) Senayan, Jakarta, Suparniyati mencatatkan lemparan sejauh 10,75 meter. Dia mengalahkan atlet Jepang, Hiromi Nakada, dan atlet Indonesia, Tiwa. Nakada menorehkan lemparan sejauh 10,29 meter dan Tiwa membuat catatan 5,91 meter.

Dengan demikian, dua nama terakhir ini berhak menyabet medali perak dan perunggu. Keberhasilan Suparniyati, yang membuat lemparan terjauh pada usaha keenam, membuat Indonesia sudah mengumpulkan total 2 medali emas, 1 perak, dan 2 perunggu.

Alhasil, pasukan Merah-Putih menempati peringkat kelima klasemen sementara, di bawah China, Jepang, Uzbekistan, dan Hong Kong. Sebelumnya, cabang bulu tangkis beregu putra yang lebih dulu mempersembahkan emas.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul “Asian Para Games 2018, Para-atletik Sumbang Emas Kedua bagi Indonesia”,

Pecahkan rekor dunia

Atlet Para Angkat Berat China, Guo Lingling, memecahkan rekor dunia di Asian Para Games 2018.

Pencapaian itu dia raih saat turun di kelas wanita sampai dengan 45 kilogram yang digelar di Balai Sudirman, Tebet, Jakarta Selatan, Minggu (7/10/2018) kemarin.

Guo memecahkan rekor dunia atas namanya sendiri yang sebelumnya ia torehkan di Kejuaraan Terbuka Asia-Oceania di Kitakyushu, Jepang, September tahun lalu.

Pada keikutsertaannya di Asian Para Games 2018, Guo berhasil mengangkat beban di berat 105 kilogram saat angkatan pertama.

Pada dua angkatan selanjutnya, Guo kembali mengulangi keberhasilannya saat sukses mengangkat beban 114,5 kilogram di angkatan kedua dan 115 kilogram di angkatan ketiga.

Angkatan terbaik Guo ini terpaut jauh dari lawan-lawannya. Lifter asal Filipina, Guion Achelle yang meraih perak hanya mencatatkan angkatan terbaik di 67 kilogram.

Sementara itu, medali perunggu diraih lifter asal Kazakhstan, Alina Solodukhina yang mencatatkan angkatan terbaik 66 kilogram.

Editor: Emerson

KOMENTAR ANDA
Berita Sport Terkini Lainnya
Sportainment - Jumat, 7 Desember 2018 - 16:07 WIB

Mayweather masih menanti duel tinju dengan Khabib

FLOYD Mayweather Jr masih membuka kesempatan berhadapan dengan Khabib Nurmagomedov dengan syarat duel berlangsung dengan aturan tinju, seperti yang pernah ...
Sportainment - Sabtu, 24 November 2018 - 23:54 WIB

Batam Golf Adventures 2018 pecahkan rekor MURI

BATAM Golf Adventures 2018 berhasil memecahkan rekor MURI sebagai peserta turnamen golf terbanyak dalam satu acara golf di Indonesia tahun ...
Raket - Kamis, 15 November 2018 - 22:44 WIB

Kevin/Marcus lolos ke perempat final Hong Kong Terbuka 2018

PASANGAN Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon melaju ke perempat final Hong Kong Terbuka 2018 usai menang 16-21, 21-19, dan 21-9 ...
Sportainment - Minggu, 11 November 2018 - 14:40 WIB

Daud Yordan kalah lawan Crolla

DAUD Yordan harus mengakui keunggulan Anthony Crolla dalam pertarungan tinju memperebutkan gelar WBA Final Eliminator. Ia dikalahkan petinju Inggris tersebut ...
Moto GP - Selasa, 30 Oktober 2018 - 22:11 WIB

Marquez fokus hadapi seri balapan terakhir

MARC Marquez berhasil menuntaskan targetnya musim ini dengan merengkuh gelar juara bertahan di MotoGP musim 2018. Kemenangan di Sirkuit Motegi ...
UFC - Kamis, 25 Oktober 2018 - 13:40 WIB

Honor Khabib hanya dibayar separuh sebagai hukuman tambahan

KOMISI Atletik Nevada (NAC) memperpanjang sanksi untuk Khabib Nurmagomedov dan Conor McGregor sebagai buntut kekisruhan yang terjadi usai pertarungan UFC ...