Selasa, 23 Oktober 2018 | 17.49 WIB
KiniNEWS>Sport>Sportainment>Emas kedua bagi Indonesia di Asian Para Games 2018

Emas kedua bagi Indonesia di Asian Para Games 2018

Senin, 8 Oktober 2018 - 15:07 WIB

IMG-196

Asian Para Games 2018, Jakarta.

JAKARTA, kini.co.id

Indonesia menambah satu medali emas pada ajang Asian Para Games 2018. Cabang olahraga para-atletik menjadi penyumbang setelah atlet Suparniyati menyabet emas nomor tolak peluru F20 (disabilitas tunagrahita), Senin (8/12/2018).

Dalam pertandingan di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) Senayan, Jakarta, Suparniyati mencatatkan lemparan sejauh 10,75 meter. Dia mengalahkan atlet Jepang, Hiromi Nakada, dan atlet Indonesia, Tiwa. Nakada menorehkan lemparan sejauh 10,29 meter dan Tiwa membuat catatan 5,91 meter.

Dengan demikian, dua nama terakhir ini berhak menyabet medali perak dan perunggu. Keberhasilan Suparniyati, yang membuat lemparan terjauh pada usaha keenam, membuat Indonesia sudah mengumpulkan total 2 medali emas, 1 perak, dan 2 perunggu.

Alhasil, pasukan Merah-Putih menempati peringkat kelima klasemen sementara, di bawah China, Jepang, Uzbekistan, dan Hong Kong. Sebelumnya, cabang bulu tangkis beregu putra yang lebih dulu mempersembahkan emas.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul “Asian Para Games 2018, Para-atletik Sumbang Emas Kedua bagi Indonesia”,

Pecahkan rekor dunia

Atlet Para Angkat Berat China, Guo Lingling, memecahkan rekor dunia di Asian Para Games 2018.

Pencapaian itu dia raih saat turun di kelas wanita sampai dengan 45 kilogram yang digelar di Balai Sudirman, Tebet, Jakarta Selatan, Minggu (7/10/2018) kemarin.

Guo memecahkan rekor dunia atas namanya sendiri yang sebelumnya ia torehkan di Kejuaraan Terbuka Asia-Oceania di Kitakyushu, Jepang, September tahun lalu.

Pada keikutsertaannya di Asian Para Games 2018, Guo berhasil mengangkat beban di berat 105 kilogram saat angkatan pertama.

Pada dua angkatan selanjutnya, Guo kembali mengulangi keberhasilannya saat sukses mengangkat beban 114,5 kilogram di angkatan kedua dan 115 kilogram di angkatan ketiga.

Angkatan terbaik Guo ini terpaut jauh dari lawan-lawannya. Lifter asal Filipina, Guion Achelle yang meraih perak hanya mencatatkan angkatan terbaik di 67 kilogram.

Sementara itu, medali perunggu diraih lifter asal Kazakhstan, Alina Solodukhina yang mencatatkan angkatan terbaik 66 kilogram.

Editor: Emerson

KOMENTAR ANDA
Berita Sport Terkini Lainnya
Lainnya - Senin, 22 Oktober 2018 - 11:23 WIB

IDBR, Indonesia Pertahankan Juara Selama 3 Tahun Berturut-turut

im Indonesia berhasil mempertahankan gelar juara pada perlombaan perahu naga International Dragon Boat Race (IDBR) 2018 yang diselenggarakan di Sungai ...
UFC - Jumat, 19 Oktober 2018 - 17:05 WIB

Penggemar curiga McGregor tewas dikeroyok rekan Habib

SEORANG penggemar UFC asal Republik Irlandia, David Martin, khawatir Conor McGregor tewas di atas ring oktagon karena diserang sejumlah teman ...
Sportainment - Senin, 15 Oktober 2018 - 16:17 WIB

Tak perlu menggebu-gebu olah raga, sebaiknya andalkan musik

WENDY Suzuki, seorang neuroscientist dari New York University membawakan presentasi di forum konferensi Ted Talk tentang besarnya manfaat olahraga untuk ...
UFC - Jumat, 12 Oktober 2018 - 15:43 WIB

Tak Terima Rekannya Dikeluarkan dari UFC, Begini Reaksi Keras Khabib Nurmagedov

Kericuhan usai Pertarungan Ultimate Fighting Championship (UFC) kelas ringan antara Khabib Nurmagomedov dan Conor McGregor berbuntut panjang. Selain kedua pihak ...
UFC - Jumat, 12 Oktober 2018 - 14:05 WIB

Khabib dan McGregor diberhentikan sementara dari UFC

KOMISI Atletik Negara Nevada (NAC) untuk sementara memberhentikan Khabib Nurmagomedov dan Conor McGregor dari aktivitas Ultimate Fighting Championship (UFC) selama ...
Sportainment - Kamis, 11 Oktober 2018 - 16:59 WIB

Atlet Palestina terkesan keramahan Indonesia

ATLET Asian Para Gamaes 2018 asal Palestina, Mahmoud Zohud, mengaku terkesan dengan keramahan orang-orang di Indonesia. Mahmoud tidak menyangka bakal ...